| MATA KULIAH (MK) | KODE | Rumpun MK | BOBOT (sks) | SMT | Tgl Penyusunan |
| DKV BRAND KREATIF | SBD25201T | Digital Business & Marketing | 2 sks | 2 | 25 August 2026 |
| PENGESAHAN | Dosen Pengembang RPS | Koordinator MK | Kaprodi | ||
| Yosef Murya Kusuma Ardhana. ST., M.Kom | Yosef Murya Kusuma Ardhana. ST., M.Kom | Sur Yanti. S.E., M.Sc | |||
Capaian Pembelajaran
| CPL-PRODI yang dibebankan pada MK | |
| BD-01 | Kemampuan menerapkan pengetahuan tentang dasar-dasar bisnis, keuangan, pemasaran, komunikasi, teknologi informasi dan digital, inovasi, analisis data, hukum dan etika, serta strategi bisnis lanjutan untuk memperoleh pemahaman menyeluruh tentang prinsip-prinsip Bisnis Digital. |
| BD-03 | Kemampuan merancang dan menganalisis strategi pemasaran digital yang efektif dengan menggunakan berbagai platform digital, seperti media sosial (Facebook, TikTok, Instagram, dan Twitter) dan alat digital, seperti email marketing, Google Analytics, dan SEO tools, serta memahami perilaku konsumen digital, menganalisis data pemasaran, mengembangkan konten kreatif, menggunakan iklan berbayar, dan membangun komunitas online untuk menguasai digital marketing secara menyeluruh |
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | |
|
CPMK-1 DKV BRAND KREATIF |
Mahasiswa mampu menganalisis konsep, strategi branding, dan perilaku konsumen digital untuk merumuskan brand positioning yang relevan dengan peluang pasar saat ini (C4, BD-02, BD-03). |
|
CPMK-2 DKV BRAND KREATIF |
Mahasiswa mampu merancang identitas visual merek yang komprehensif, mencakup logo, tipografi, dan elemen grafis yang mencerminkan nilai serta karakter brand secara konsisten (C6, BD-02, BD-06). |
|
CPMK-3 DKV BRAND KREATIF |
Mahasiswa mampu mengintegrasikan prinsip-prinsip desain komunikasi visual ke dalam pengembangan brand guideline yang aplikatif untuk berbagai media komunikasi cetak maupun digital (C5, BD-01, BD-06). |
|
CPMK-4 DKV BRAND KREATIF |
Mahasiswa mampu menyusun strategi komunikasi kreatif dan storytelling yang efektif untuk membangun engagement pada berbagai platform media digital (C6, BD-03, BD-06). |
|
CPMK-5 DKV BRAND KREATIF |
Mahasiswa mampu menunjukkan kemampuan kolaborasi dalam tim, komunikasi profesional, dan integritas etika dalam mempresentasikan solusi desain brand yang berwawasan global (A3, BD-07). |
| Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK) | |
| Sub-CPMK 1.1 | Mahasiswa mampu menguraikan konsep dasar branding dan dinamika perilaku konsumen di era digital sebagai landasan perumusan strategi pemasaran. |
| Sub-CPMK 1.2 | Mahasiswa mampu mengkaji berbagai strategi branding digital dan tren perilaku konsumen untuk mengidentifikasi peluang pasar yang potensial. |
| Sub-CPMK 1.3 | Mahasiswa mampu merumuskan brand positioning yang tepat berdasarkan hasil analisis strategi branding dan perilaku konsumen digital yang relevan dengan peluang pasar. |
| Sub-CPMK 2.1 | Mahasiswa mampu menganalisis nilai inti dan karakter merek untuk menentukan konsep visual yang relevan sebagai dasar perancangan identitas merek. |
| Sub-CPMK 2.2 | Mahasiswa mampu merancang logo dan sistem tipografi yang merepresentasikan identitas visual merek secara kreatif dan fungsional. |
| Sub-CPMK 2.3 | Mahasiswa mampu menyusun elemen grafis pendukung ke dalam panduan identitas visual (brand guidelines) untuk menjamin konsistensi penerapan merek. |
| Sub-CPMK 3.1 | Mahasiswa mampu menganalisis elemen-elemen identitas visual dan prinsip desain untuk menyusun struktur dasar brand guideline yang sistematis. |
| Sub-CPMK 3.2 | Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan prinsip desain komunikasi visual dalam pengembangan aset brand untuk kebutuhan media cetak dan digital secara konsisten. |
| Sub-CPMK 3.3 | Mahasiswa mampu mengonstruksi dokumen brand guideline yang aplikatif dan adaptif sebagai pedoman teknis implementasi visual pada berbagai platform media. |
| Sub-CPMK 4.1 | Mahasiswa mampu menganalisis karakteristik audiens dan algoritma berbagai platform media digital untuk menentukan pendekatan strategi komunikasi yang tepat (C4). |
| Sub-CPMK 4.2 | Mahasiswa mampu merancang narasi kreatif berbasis teknik storytelling yang persuasif dan relevan dengan identitas brand (C6). |
| Sub-CPMK 4.3 | Mahasiswa mampu mengintegrasikan elemen visual dan tekstual dalam sebuah kampanye digital untuk mengoptimalkan engagement audiens secara efektif (C6). |
| Sub-CPMK 5.1 | Mahasiswa mampu mengaplikasikan prinsip kerja sama tim dan pembagian peran yang efektif dalam pengembangan proyek desain brand secara kolaboratif. |
| Sub-CPMK 5.2 | Mahasiswa mampu menyusun dan menyampaikan presentasi solusi desain brand dengan teknik komunikasi profesional yang persuasif dan berwawasan global. |
| Sub-CPMK 5.3 | Mahasiswa mampu menunjukkan integritas etika profesi dalam proses desain, termasuk penghormatan terhadap hak kekayaan intelektual dan keberagaman budaya global. |
Korelasi CPL terhadap CPMK
| CPL\CPMK |
CPMK-1 DKV BRAND KREATIF |
CPMK-2 DKV BRAND KREATIF |
CPMK-3 DKV BRAND KREATIF |
CPMK-4 DKV BRAND KREATIF |
CPMK-5 DKV BRAND KREATIF |
|---|---|---|---|---|---|
| BD-01 | ✓ | ✓ | |||
| BD-03 | ✓ | ✓ |
Korelasi CPMK terhadap Sub-CPMK
| CPMK \ Sub-CPMK | Sub-CPMK | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Sub-CPMK 1.1 | Sub-CPMK 1.2 | Sub-CPMK 1.3 | Sub-CPMK 2.1 | Sub-CPMK 2.2 | Sub-CPMK 2.3 | Sub-CPMK 3.1 | Sub-CPMK 3.2 | Sub-CPMK 3.3 | Sub-CPMK 4.1 | Sub-CPMK 4.2 | Sub-CPMK 4.3 | Sub-CPMK 5.1 | Sub-CPMK 5.2 | Sub-CPMK 5.3 | |
|
CPMK-1 DKV BRAND KREATIF |
✓ | ✓ | ✓ | ||||||||||||
|
CPMK-2 DKV BRAND KREATIF |
✓ | ✓ | ✓ | ||||||||||||
|
CPMK-3 DKV BRAND KREATIF |
✓ | ✓ | ✓ | ||||||||||||
|
CPMK-4 DKV BRAND KREATIF |
✓ | ✓ | ✓ | ||||||||||||
|
CPMK-5 DKV BRAND KREATIF |
✓ | ✓ | ✓ | ||||||||||||
| Deskripsi Singkat MK |
Mata kuliah DKV Brand Kreatif membahas konsep, strategi, dan proses kreatif dalam membangun identitas serta komunikasi visual sebuah merek (brand). Mahasiswa mempelajari bagaimana menerjemahkan visi, nilai, karakter, dan positioning suatu brand ke dalam konsep visual yang konsisten, komunikatif, menarik, dan memiliki daya saing. Pembelajaran mencakup proses perancangan mulai dari riset brand, analisis target audiens, brand positioning, pengembangan konsep kreatif, identitas visual, logo, warna, tipografi, elemen grafis, brand guideline, hingga penerapannya pada berbagai media komunikasi baik cetak maupun digital. Mata kuliah ini menekankan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip Desain Komunikasi Visual (DKV), kreativitas, strategi branding, storytelling, dan perkembangan media digital untuk menghasilkan solusi desain yang relevan dengan kebutuhan industri dan karakter target audiens. |
||
| Bahan Kajian: Materi Pembelajaran |
### Bahan Kajian 1. **Konsep Dasar Brand dan Branding** * Pengertian brand, branding, dan brand identity. * Fungsi dan peran brand dalam komunikasi visual. * Brand value, brand personality, dan brand image. 2. **Strategi dan Positioning Brand** * Analisis kebutuhan dan permasalahan brand. * Identifikasi target audience. * Brand positioning. * Unique Selling Proposition (USP). * Analisis kompetitor dan diferensiasi brand. 3. **Riset dan Insight Konsumen** * Metode riset sederhana untuk kebutuhan branding. * Analisis perilaku dan karakter target audiens. * Consumer insight. * Penyusunan creative brief. 4. **Konsep Kreatif dalam Branding** * Ideasi dan brainstorming. * Creative concept. * Big idea. * Visual storytelling. * Pengembangan moodboard dan concept board. 5. **Identitas Visual Brand** * Konsep dan fungsi identitas visual. * Logo dan logotype. * Simbol dan elemen grafis. * Warna sebagai identitas brand. * Tipografi dan karakter visual. * Fotografi dan ilustrasi sebagai elemen brand. 6. **Perancangan Logo dan Visual Identity** * Proses eksplorasi dan sketsa. * Pengembangan alternatif desain. * Prinsip desain logo. * Sistem identitas visual. * Penyusunan visual assets. 7. **Brand Guidelines** * Konsep brand guideline. * Aturan penggunaan logo. * Color palette. * Typography system. * Grid dan layout. * Penggunaan elemen visual. * Do's and Don'ts identitas brand. 8. **Brand Communication** * Strategi komunikasi visual. * Key Visual. * Brand message. * Tone of voice. * Visual storytelling. * Konsistensi komunikasi brand. 9. **Branding pada Media Digital** * Digital brand identity. * Social media branding. * Website dan digital interface sebagai media brand. * Konten visual untuk Instagram, TikTok, YouTube, dan media digital lainnya. 10. **Advertising dan Campaign Visual** * Konsep kampanye kreatif. * Creative campaign. * Key visual campaign. * Perancangan materi promosi. * Adaptasi desain ke berbagai media. 11. **Motion dan Multimedia Branding** * Dasar motion graphic untuk kebutuhan brand. * Logo animation. * Brand video. * Visual transition dan motion identity. 12. **Implementasi dan Konsistensi Brand** * Penerapan identitas pada stationery. * Packaging. * Merchandise. * Media promosi. * Digital content. * Environmental branding. 13. **Brand Experience** * Konsep pengalaman pengguna terhadap brand. * Customer touchpoint. * Konsistensi visual dan pengalaman brand. * Emotional branding. 14. **Presentasi dan Evaluasi Karya** * Penyusunan brand presentation. * Presentasi konsep dan strategi desain. * Argumentasi keputusan desain. * Kritik dan evaluasi karya. * Revisi dan penyempurnaan desain. 15. **Final Brand Project** * Perancangan identitas sebuah brand secara komprehensif. * Penyusunan brand concept. * Logo dan visual identity. * Brand guideline. * Media aplikasi brand. * Presentasi dan portfolio. |
||
| Pustaka |
Utama: 1. Wheeler, A., & Meyerson, R. (2024). Designing Brand Identity: A Comprehensive Guide to the World of Brands and Branding (6th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.Airey, D. (2019). Identity Designed: The Definitive Guide to Visual Branding. London: Rockport Publishers.Airey, D. (2015). Logo Design Love: A Guide to Creating Iconic Brand Identities (2nd ed.). Berkeley, CA: New Riders.Swasty, W. (2016). Branding: Membangun Merek yang Kuat. Bandung: Alfabeta. Pendukung: 1. Sihombing, D. (2001). Tipografi dalam Desain Grafis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.Klimchuk, M. R., & Krasovec, S. A. (2012). Packaging Design: Successful Product Branding from Concept to Shelf. Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.Evamy, M. (2019). Logo: The Reference Guide to Symbols and Logotypes. London: Laurence King Publishing. |
||
| Pengampu |
Yosef Murya Kusuma Ardhana,
ST., M.Kom Sur Yanti, S.E., M.Sc Yosef Murya Kusuma Ardhana, ST., M.Kom |
||
| Penilaian | Komponen CPMK | Bentuk Penilaian | Persentase Bobot |
| SBD25201T (CPMK-5) | Tugas Strategi Komunikasi Kreatif (Tugas 2) | 20.00% | |
| SBD25201T (CPMK-3), SBD25201T (CPMK-4) | UTS: Pengembangan Identitas Visual (Proyek 1) | 25.00% | |
| SBD25201T (CPMK-2) | Tugas Analisis Brand Positioning (Tugas 1) | 15.00% | |
| SBD25201T (CPMK-2), SBD25201T (CPMK-1) | Partisipasi dan Diskusi Kelas | 10.00% | |
| SBD25201T (CPMK-3), SBD25201T (CPMK-4), SBD25201T (CPMK-5), SBD25201T (CPMK-1) | UAS: Final Brand Guideline & Presentasi | 30.00% | |
| Total | 100% | ||
| Matakuliah Syarat | - | ||
Rencana Pembelajaran Semester
| Mg Ke- |
Sub-CPMK (sbg kemampuan akhir diharapkan) |
Penilaian | Bentuk Pembelajaran; Metode Pembelajaran; Penugasan Mahasiswa; | Materi Pembelajaran |
Bobot Penilaian |
||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indikator | Kriteria & Bentuk | Luring | Daring | ||||
| (1) | (2) | (3) | (4) | (5) | (6) | (7) | (8) |
| 1 |
Sub-CPMK 1.1
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu menguraikan konsep dasar branding dan dinamika perilaku konsumen di era digital sebagai landasan perumusan strategi pemasaran. |
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar branding dan perubahan perilaku konsumen di era digital. | Partisipasi aktif | Ceramah dan diskusi kelas | Akses materi melalui LMS | Pengantar Branding dan Dinamika Konsumen Digital | 4.00% |
| 2 |
Sub-CPMK 1.2
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu mengkaji berbagai strategi branding digital dan tren perilaku konsumen untuk mengidentifikasi peluang pasar yang potensial. |
Mahasiswa mampu mengidentifikasi tren branding global dan peluang pasar digital. | Kualitas analisis | Studi kasus dan analisis kelompok | Forum diskusi daring | Analisis Tren Branding dan Peluang Pasar | 4.00% |
| 3 |
Sub-CPMK 1.3
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu merumuskan brand positioning yang tepat berdasarkan hasil analisis strategi branding dan perilaku konsumen digital yang relevan dengan peluang pasar. |
Mahasiswa mampu menyusun pernyataan positioning brand yang relevan. | Ketepatan strategi | Workshop perumusan strategi | Tugas mandiri terstruktur | Perumusan Brand Positioning dan Strategi Komunikasi | 5.00% |
| 4 |
Sub-CPMK 2.1
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu menganalisis nilai inti dan karakter merek untuk menentukan konsep visual yang relevan sebagai dasar perancangan identitas merek. |
Mahasiswa mampu menerjemahkan nilai inti brand ke dalam konsep visual. | Kreativitas konsep | Brainstorming kreatif | Review portofolio digital | Analisis Nilai Inti dan Konsep Visual Merek | 5.00% |
| 5 |
Sub-CPMK 2.2
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu merancang logo dan sistem tipografi yang merepresentasikan identitas visual merek secara kreatif dan fungsional. |
Mahasiswa mampu merancang sistem logo dan tipografi yang fungsional. | Kualitas teknis desain | Studio desain (praktik) | Tutorial perangkat lunak | Desain Identitas Visual: Logo dan Tipografi | 6.00% |
| 6 |
Sub-CPMK 2.3
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu menyusun elemen grafis pendukung ke dalam panduan identitas visual (brand guidelines) untuk menjamin konsistensi penerapan merek. |
Mahasiswa mampu menyusun elemen grafis pendukung yang kohesif. | Konsistensi visual | Studio desain (praktik) | Konsultasi desain daring | Pengembangan Elemen Grafis dan Sistem Identitas | 6.00% |
| 7 |
Sub-CPMK 3.1
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu menganalisis elemen-elemen identitas visual dan prinsip desain untuk menyusun struktur dasar brand guideline yang sistematis. |
Mahasiswa mampu menyusun struktur dasar panduan identitas merek. | Kerapian struktur | Presentasi konsep | Review dokumen digital | Struktur dan Prinsip Dasar Brand Guideline | 5.00% |
| 8 |
Sub-CPMK 3.2
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan prinsip desain komunikasi visual dalam pengembangan aset brand untuk kebutuhan media cetak dan digital secara konsisten. |
Mahasiswa mampu menjawab soal teori dan studi kasus branding. | UTS | Ujian tertulis | Ujian berbasis LMS | Ujian Tengah Semester | 15.00% |
| 9 |
Sub-CPMK 3.3
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu mengonstruksi dokumen brand guideline yang aplikatif dan adaptif sebagai pedoman teknis implementasi visual pada berbagai platform media. |
Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan aset brand pada berbagai media. | Ketajaman evaluasi | Studi kasus penerapan media | Analisis media digital | Implementasi Visual pada Media Cetak dan Digital | 5.00% |
| 10 |
Sub-CPMK 4.1
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu menganalisis karakteristik audiens dan algoritma berbagai platform media digital untuk menentukan pendekatan strategi komunikasi yang tepat (C4). |
Mahasiswa mampu menghasilkan dokumen panduan merek yang aplikatif. | Kualitas dokumen akhir | Workshop teknis | Pengerjaan proyek mandiri | Penyusunan Brand Guideline Komprehensif | 6.00% |
| 11 |
Sub-CPMK 4.2
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu merancang narasi kreatif berbasis teknik storytelling yang persuasif dan relevan dengan identitas brand (C6). |
Mahasiswa mampu menganalisis platform media digital untuk strategi brand. | Kedalaman analisis | Diskusi pakar industri | Analisis data digital | Strategi Komunikasi Digital dan Algoritma Platform | 5.00% |
| 12 |
Sub-CPMK 4.3
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu mengintegrasikan elemen visual dan tekstual dalam sebuah kampanye digital untuk mengoptimalkan engagement audiens secara efektif (C6). |
Mahasiswa mampu merancang narasi kreatif yang persuasif. | Orisinalitas narasi | Workshop storytelling | Tugas kreatif mandiri | Creative Storytelling dalam Branding | 6.00% |
| 13 |
Sub-CPMK 5.1
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu mengaplikasikan prinsip kerja sama tim dan pembagian peran yang efektif dalam pengembangan proyek desain brand secara kolaboratif. |
Mahasiswa mampu mengintegrasikan elemen visual dalam kampanye digital. | Efektivitas kampanye | Simulasi kampanye | Review konten digital | Integrasi Visual dan Kampanye Digital | 6.00% |
| 14 |
Sub-CPMK 5.2
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu menyusun dan menyampaikan presentasi solusi desain brand dengan teknik komunikasi profesional yang persuasif dan berwawasan global. |
Mahasiswa mampu mempresentasikan solusi desain secara profesional dan beretika. | Keterampilan komunikasi | Simulasi presentasi klien | Peer-review daring | Kolaborasi Tim, Etika Profesi, dan Presentasi Global | 7.00% |
| 15 |
Sub-CPMK 5.3
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu menunjukkan integritas etika profesi dalam proses desain, termasuk penghormatan terhadap hak kekayaan intelektual dan keberagaman budaya global. |
Mahasiswa mampu melakukan refleksi atas seluruh proses desain branding. | Kelengkapan tugas | Konsultasi akhir | Unggah portofolio final | Review Proyek Akhir dan Persiapan UAS | 5.00% |
| 16 |
Sub-CPMK 1.1
(DKV BRAND KREATIF)
Mahasiswa mampu menguraikan konsep dasar branding dan dinamika perilaku konsumen di era digital sebagai landasan perumusan strategi pemasaran. |
Mahasiswa mampu mempresentasikan proyek branding komprehensif. | UAS | Presentasi final | Pengumpulan dokumen akhir | Ujian Akhir Semester | 10.00% |
| Total Bobot | 100% | ||||||
Catatan:
RUBRIK PENILAIAN (MARKING SCORE)
CPMK-1: Mahasiswa mampu menganalisis konsep, strategi branding, dan perilaku konsumen digital untuk merumuskan brand positioning yang relevan dengan peluang pasar saat ini (C4, BD-02, BD-03).
| Indikator | Sangat Kurang (<20) | Kurang (21-40) | Cukup (41-60) | Baik (61-80) | Sangat Baik (81-100) |
|---|---|---|---|---|---|
| Analisis Perilaku Konsumen Digital | Tidak mampu mengidentifikasi perilaku konsumen dalam ekosistem digital. | Kurang mampu mengidentifikasi perilaku konsumen digital dengan data yang tidak akurat. | Cukup mampu mengidentifikasi perilaku konsumen digital dengan analisis yang terbatas. | Mampu menganalisis perilaku konsumen digital dengan data yang relevan dan interpretasi yang tepat. | Sangat mampu menganalisis pola perilaku konsumen digital secara tajam, prediktif, dan berbasis data terkini. |
| Analisis Konsep dan Strategi Branding | Tidak mampu menjelaskan konsep dasar branding dan strategi yang digunakan dalam konteks digital. | Kurang mampu menguraikan konsep branding, dengan strategi yang tidak relevan dengan konteks digital. | Cukup mampu menguraikan konsep branding dan strategi digital secara umum namun kurang mendalam. | Mampu menganalisis konsep branding dan strategi digital secara komprehensif dan sistematis. | Sangat mampu menganalisis konsep branding dan strategi digital secara kritis, mendalam, dan inovatif. |
| Perumusan Brand Positioning | Tidak mampu merumuskan brand positioning yang sesuai dengan peluang pasar. | Kurang mampu merumuskan brand positioning, namun tidak selaras dengan peluang pasar yang ada. | Cukup mampu merumuskan brand positioning yang relevan dengan peluang pasar secara sederhana. | Mampu merumuskan brand positioning yang kuat, unik, dan relevan dengan peluang pasar saat ini. | Sangat mampu merumuskan brand positioning yang sangat strategis, memiliki diferensiasi tinggi, dan sangat relevan dengan peluang pasar. |
| Integrasi Strategi dan Peluang Pasar | Tidak mampu menghubungkan antara strategi branding dengan peluang pasar. | Kurang mampu menghubungkan strategi branding dengan peluang pasar secara logis. | Cukup mampu menghubungkan strategi branding dengan peluang pasar dengan argumen yang standar. | Mampu mengintegrasikan strategi branding dan perilaku konsumen untuk menangkap peluang pasar secara efektif. | Sangat mampu mengintegrasikan strategi branding, perilaku konsumen, dan peluang pasar menjadi solusi bisnis yang koheren dan kompetitif. |
CPMK-2: Mahasiswa mampu merancang identitas visual merek yang komprehensif, mencakup logo, tipografi, dan elemen grafis yang mencerminkan nilai serta karakter brand secara konsisten (C6, BD-02, BD-06).
| Indikator | Sangat Kurang (<20) | Kurang (21-40) | Cukup (41-60) | Baik (61-80) | Sangat Baik (81-100) |
|---|---|---|---|---|---|
| Aplikasi Tipografi | Pemilihan tipografi tidak sesuai dengan karakter brand dan mengganggu keterbacaan. | Pemilihan tipografi kurang mendukung karakter brand dan kurang memperhatikan hierarki visual. | Pemilihan tipografi cukup mendukung karakter brand dengan keterbacaan yang memadai. | Pemilihan tipografi tepat, memperkuat karakter brand, dan memiliki hierarki visual yang baik. | Pemilihan tipografi sangat harmonis, memperkuat karakter brand secara signifikan, dan memiliki hierarki visual yang sangat efektif. |
| Konsistensi Sistem Identitas | Tidak terdapat konsistensi antar elemen visual, sehingga identitas brand menjadi rancu. | Konsistensi antar elemen visual sangat minim dan terlihat terpisah-pisah. | Terdapat konsistensi yang cukup di antara elemen-elemen visual, namun belum terintegrasi sepenuhnya. | Terdapat konsistensi yang jelas dan terukur di antara logo, tipografi, dan elemen grafis. | Sistem identitas sangat terintegrasi dan konsisten, menciptakan kesatuan visual yang kohesif di semua media. |
| Desain Logo dan Elemen Grafis | Logo dan elemen grafis tidak memenuhi kaidah desain dasar dan tidak estetis. | Logo dan elemen grafis kurang memenuhi kaidah desain, serta kurang memiliki daya tarik visual. | Logo dan elemen grafis memenuhi kaidah desain dasar namun belum memiliki keunikan visual yang kuat. | Logo dan elemen grafis dirancang dengan kaidah desain yang baik, estetis, dan memiliki identitas yang kuat. | Logo dan elemen grafis sangat profesional, estetis, fungsional, dan memiliki keunikan visual yang sangat menonjol. |
| Konseptualisasi Identitas Visual | Tidak mampu merumuskan konsep visual yang relevan dengan nilai dan karakter brand. | Konsep visual kurang mampu merepresentasikan nilai dan karakter brand secara akurat. | Konsep visual cukup mampu merepresentasikan nilai dan karakter brand, namun masih bersifat umum. | Konsep visual mampu merepresentasikan nilai dan karakter brand dengan interpretasi yang jelas dan tepat. | Konsep visual sangat inovatif dan mampu mengartikulasikan nilai serta karakter brand secara mendalam dan unik. |
CPMK-3: Mahasiswa mampu mengintegrasikan prinsip-prinsip desain komunikasi visual ke dalam pengembangan brand guideline yang aplikatif untuk berbagai media komunikasi cetak maupun digital (C5, BD-01, BD-06).
| Indikator | Sangat Kurang (<20) | Kurang (21-40) | Cukup (41-60) | Baik (61-80) | Sangat Baik (81-100) |
|---|---|---|---|---|---|
| Konsistensi Identitas Visual (Brand Guideline) | Tidak terdapat panduan penggunaan elemen visual yang jelas, sehingga identitas brand tidak konsisten. | Panduan elemen visual tersedia namun tidak aplikatif atau membingungkan dalam penerapannya. | Panduan elemen visual cukup jelas namun masih terdapat ketidakkonsistenan pada beberapa aspek. | Panduan elemen visual disusun dengan sistematis dan menjamin konsistensi identitas brand. | Panduan elemen visual sangat komprehensif, sistematis, dan menjamin konsistensi identitas brand pada berbagai media. |
| Integrasi Prinsip Desain Komunikasi Visual (DKV) | Tidak menerapkan prinsip DKV (keseimbangan, kontras, ritme, kesatuan) dalam pengembangan elemen visual brand. | Menerapkan prinsip DKV secara tidak konsisten dan kurang relevan dengan identitas brand. | Menerapkan prinsip DKV secara dasar namun belum sepenuhnya mendukung pesan visual brand. | Menerapkan prinsip DKV dengan tepat sehingga elemen visual brand terlihat harmonis dan komunikatif. | Mengintegrasikan prinsip DKV secara inovatif dan sangat efektif dalam memperkuat karakter serta pesan visual brand. |
| Aplikabilitas pada Media Cetak dan Digital | Elemen visual tidak dapat diimplementasikan pada media cetak maupun digital karena format yang tidak sesuai. | Elemen visual sulit diimplementasikan pada salah satu media (cetak atau digital) karena kendala teknis. | Elemen visual dapat diimplementasikan pada media cetak dan digital namun masih memerlukan penyesuaian teknis yang signifikan. | Elemen visual dirancang dengan mempertimbangkan spesifikasi teknis media cetak dan digital secara memadai. | Elemen visual dirancang dengan sangat optimal, mudah diadaptasi, dan fungsional untuk berbagai platform cetak maupun digital. |
| Kreativitas dan Orisinalitas Konsep | Konsep visual tidak orisinal dan tidak memiliki nilai kreativitas dalam pengembangan brand. | Konsep visual kurang orisinal dan terlihat meniru tren tanpa penyesuaian yang berarti. | Konsep visual cukup kreatif namun masih bersifat umum dan belum mencerminkan keunikan brand. | Konsep visual kreatif, orisinal, dan mampu merepresentasikan nilai-nilai brand dengan baik. | Konsep visual sangat kreatif, orisinal, dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi identitas brand. |
CPMK-4: Mahasiswa mampu menyusun strategi komunikasi kreatif dan storytelling yang efektif untuk membangun engagement pada berbagai platform media digital (C6, BD-03, BD-06).
| Indikator | Sangat Kurang (<20) | Kurang (21-40) | Cukup (41-60) | Baik (61-80) | Sangat Baik (81-100) |
|---|---|---|---|---|---|
| Pembangunan Engagement (Keterlibatan) | Strategi yang disusun tidak memiliki potensi untuk memicu interaksi atau partisipasi audiens. | Strategi memiliki potensi interaksi yang rendah dan kurang mendorong audiens untuk terlibat. | Strategi mampu memicu interaksi dasar namun belum mampu membangun loyalitas atau keterlibatan berkelanjutan. | Strategi dirancang dengan mekanisme yang jelas untuk membangun interaksi dan keterlibatan audiens yang aktif. | Strategi sangat efektif dalam membangun komunitas dan keterlibatan audiens yang tinggi serta berkelanjutan. |
| Analisis Strategi Komunikasi Kreatif | Tidak mampu mengidentifikasi elemen komunikasi kreatif dan tidak relevan dengan target audiens. | Kurang mampu menghubungkan strategi kreatif dengan kebutuhan audiens secara logis. | Cukup mampu menyusun strategi kreatif yang relevan namun kurang mendalam dalam analisis audiens. | Mampu menyusun strategi komunikasi kreatif yang koheren dan relevan dengan karakteristik target audiens. | Sangat mampu menyusun strategi komunikasi kreatif yang inovatif, komprehensif, dan sangat tepat sasaran bagi audiens. |
| Adaptasi Strategi pada Platform Digital | Tidak mampu menyesuaikan format konten dengan karakteristik platform digital yang dipilih. | Kurang mampu menyesuaikan gaya komunikasi dengan fitur dan karakteristik teknis platform. | Cukup mampu menyesuaikan konten dengan platform namun belum mengoptimalkan fitur-fitur interaktif. | Mampu mengadaptasi strategi komunikasi secara efektif sesuai dengan karakteristik dan algoritma platform digital. | Sangat mampu mengoptimalkan strategi komunikasi secara kreatif dengan memanfaatkan fitur unik setiap platform untuk efektivitas maksimal. |
| Teknik Storytelling dan Narasi | Narasi tidak memiliki alur, tidak menarik, dan gagal menyampaikan pesan utama. | Narasi memiliki alur namun kurang persuasif dan pesan utama sulit dipahami. | Narasi memiliki alur yang cukup baik namun kurang memberikan dampak emosional atau keterikatan. | Mampu menyusun narasi yang persuasif, memiliki alur yang kuat, dan mampu membangun keterikatan emosional. | Sangat mahir dalam teknik storytelling yang memikat, memiliki struktur naratif yang orisinal, dan sangat persuasif. |
CPMK-5: Mahasiswa mampu menunjukkan kemampuan kolaborasi dalam tim, komunikasi profesional, dan integritas etika dalam mempresentasikan solusi desain brand yang berwawasan global (A3, BD-07).
| Indikator | Sangat Kurang (<20) | Kurang (21-40) | Cukup (41-60) | Baik (61-80) | Sangat Baik (81-100) |
|---|---|---|---|---|---|
| Integritas Etika dan Wawasan Global | Mengabaikan etika profesi, tidak mencantumkan referensi, dan solusi desain tidak mempertimbangkan konteks global. | Pemahaman etika rendah, terdapat indikasi plagiarisme, dan wawasan global dalam desain sangat dangkal. | Memahami etika dasar, mencantumkan referensi, dan solusi desain memiliki sedikit keterkaitan dengan wawasan global. | Menjunjung tinggi etika profesi, referensi akurat, dan solusi desain relevan dengan tantangan serta standar global. | Sangat menjunjung tinggi integritas akademik dan etika profesi, serta mampu mengintegrasikan perspektif global secara kritis dan inovatif. |
| Kolaborasi dan Kerjasama Tim | Tidak menunjukkan partisipasi dalam tim dan tidak berkontribusi pada penyelesaian tugas kelompok. | Partisipasi sangat minim, kurang mampu bekerja sama, dan sering menghambat alur kerja tim. | Bekerja sama dengan anggota tim namun masih memerlukan arahan intensif dan pembagian tugas yang kurang merata. | Berkontribusi aktif, mampu berkoordinasi dengan baik, dan mendukung kelancaran kerja tim secara konsisten. | Menunjukkan kepemimpinan kolaboratif, mampu memfasilitasi dinamika tim, dan memberikan kontribusi signifikan bagi keberhasilan kelompok. |
| Kualitas Presentasi Solusi Desain | Media presentasi tidak relevan, tidak menjawab permasalahan desain, dan tidak ada alur logika. | Media presentasi kurang menarik, solusi desain tidak mendalam, dan alur presentasi membingungkan. | Media presentasi cukup informatif, solusi desain logis namun kurang inovatif. | Media presentasi visual menarik, solusi desain solutif, inovatif, dan alur presentasi sistematis. | Media presentasi sangat profesional, solusi desain sangat inovatif, berdampak, dan mampu memukau audiens dengan argumen yang kuat. |
| Komunikasi Profesional | Penyampaian ide tidak terstruktur, tidak menggunakan terminologi profesional, dan tidak mampu merespons pertanyaan. | Komunikasi sulit dipahami, kurang percaya diri, dan penggunaan bahasa profesional sangat terbatas. | Penyampaian ide cukup jelas namun masih kurang persuasif dan penggunaan istilah profesional belum tepat. | Komunikasi jelas, terstruktur, percaya diri, dan menggunakan terminologi desain yang tepat dan profesional. | Komunikasi sangat artikulatif, persuasif, mampu beradaptasi dengan audiens, dan menunjukkan penguasaan materi yang sangat mendalam. |